Menu
Close
    WartaDermayu

    Pengupas Fakta dan Peristiwa

    Piaggio Hidupkan Kembali Skuter Legendaris Typhoon di EICMA 2026

    Smallest Font
    Largest Font

    Piaggio secara resmi menghadirkan kembali salah satu model skuternya yang sempat melegenda pada era 1990-an, yakni Typhoon. Kendaraan roda dua yang sejarahnya pertama kali dikenal melalui merek Gilera tersebut, kini tampil dengan wajah baru saat diperkenalkan dalam pameran otomotif yang berlangsung di Milan, Italia.

    Dilansir dari laman Eicma pada Sabtu (7/11/2026), kemunculan generasi teranyar ini merupakan langkah strategis Piaggio untuk mengembalikan nama besar Typhoon ke kancah persaingan skuter perkotaan. Menariknya, model yang diluncurkan ini bukan sekadar pembaruan estetika semata, melainkan hasil pengembangan proyek yang benar-benar baru, mencakup sektor mesin hingga struktur rangka yang berbeda dari pendahulunya.

    Performa Mesin dan Rangka

    Untuk sektor dapur pacu, Piaggio Typhoon edisi terbaru dibekali mesin satu silinder berkapasitas 124 cc yang mengadopsi sistem tiga katup dengan pendingin udara. Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 7,8 kW atau setara dengan 10,6 daya kuda pada putaran mesin 7.400 rpm.

    Sementara itu, untuk kebutuhan akselerasi, motor ini memiliki torsi maksimal sebesar 10,4 Nm pada putaran 6.200 rpm. Seluruh tenaga tersebut disalurkan menuju roda belakang melalui sistem transmisi otomatis CVT, sehingga pengendara dapat menikmati kenyamanan berkendara tanpa perlu melakukan perpindahan gigi secara manual.

    Dari sisi konstruksi, skuter ini menggunakan rangka berbasis pipa baja yang telah diperkuat melalui serangkaian proses pengelasan. Piaggio tetap berusaha menjaga karakter utama Typhoon sebagai kendaraan komuter yang praktis, mudah dikendalikan, dan memiliki struktur bodi yang kokoh.

    Desain Khas dan Kenyamanan

    Secara visual, desain yang diusung cukup kontras dibandingkan skuter pada umumnya. Salah satu ciri khas yang tetap dipertahankan adalah bagian depan yang menyerupai paruh bebek atau sering disebut duck beak. Selain itu, Typhoon terbaru kini menggunakan dek rata atau flat floorboard yang fungsional.

    Area dek rata tersebut dirancang agar memudahkan pengendara membawa barang bawaan seperti tas atau ransel. Tidak hanya itu, Piaggio juga telah menyediakan gantungan praktis yang ditempatkan di bagian dalam apron untuk menjaga keamanan barang bawaan selama perjalanan.

    Guna menunjang kenyamanan, posisi jok diatur pada ketinggian 797 mm dari permukaan tanah. Untuk sistem peredaman, bagian depan menggunakan garpu teleskopik hidraulis, sementara bagian belakang mengandalkan satu peredam kejut hidraulis yang dilengkapi dengan pengaturan preload hingga empat posisi.

    Teknologi dan Sistem Pengereman

    Piaggio menyematkan pelek berukuran 14 inci pada Typhoon terbaru. Kedua roda tersebut dibalut ban tubeless dengan ukuran yang sama, yakni 120/70-14. Untuk sektor keamanan, pengereman depan mengandalkan cakram berdiameter 220 mm dengan kaliper dua piston, sedangkan roda belakang masih menggunakan rem tromol 140 mm.

    Seluruh sistem pengereman tersebut telah dilengkapi dengan fitur CBS atau Combined Braking System yang berfungsi mendistribusikan gaya pengereman ke kedua roda secara merata. Sebagai sentuhan modern, skuter ini dilengkapi panel instrumen TFT yang mendukung konektivitas smartphone melalui sistem Piaggio MIA, memberikan fungsi tambahan bagi pengguna setia skuter legendaris ini.

    Follow wartadermayu.comAdd to preferred sources on Google
    Editors Team
    Kirana Larasati

    Most viewed