Mayang Luciana dan Sederet Figur Publik Kritik Unggahan Ria Ricis
Adik mendiang Vanessa Angel, Mayang Luciana, baru-baru ini melontarkan sindiran keras terhadap unggahan seorang figur publik di media sosial. Banyak pihak menduga bahwa sasaran dari sindiran tersebut adalah YouTuber Ria Ricis. Sorotan publik memang tengah tertuju pada Ricis akibat aksinya yang menuliskan keterangan "KidZania 2026" pada sebuah postingan mengenai bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kritik Mayang Luciana
Mayang mengungkapkan kekesalannya melalui akun Threads miliknya pada Sabtu (7/11/2026). Ia menyoroti kurangnya kehati-hatian figur publik dalam mengunggah konten yang berkaitan dengan isu sensitif seperti politik atau bencana alam.
"Ni beberapa public figure kenapa ga hati hati banget sih dalam mengupload sesuatu di social media terutama soal politik yang dimana itu lagi sensitif banget," tulis Mayang, dikutip Sabtu (7/11/2026). Dalam unggahan tersebut, ia menambahkan, "Gamau nyebut nama, cuman kalian pasti udah tau siapa aja," ujarnya lebih lanjut.
Sorotan dari Kreator Konten
Tidak hanya Mayang, kreator konten Ferry Irwandi juga turut memberikan tanggapan sinis terhadap aksi Ria Ricis. Ferry merasa heran dengan pemilihan diksi yang digunakan Ricis dalam menanggapi kondisi bencana yang nyata.
"Kok ya bisa gitu kepikiran kondisi kayak gitu dibilang kidzania," tulis Ferry di akun Threads-nya pada Sabtu (7/11/2026). Ia juga mengimbau pengikutnya agar tidak mengikuti perilaku tersebut, "Teman-teman jangan kayak gitu ya," tegasnya.
Tanggapan Pandji dan Cakra Khan
Kritik serupa juga datang dari komika Pandji Pragiwaksono. Ia secara terang-terangan mempertanyakan logika di balik unggahan Ria Ricis yang menyamakan lokasi kebakaran hutan dengan tempat bermain anak. "Kok bisa kepikir kidzania ya," tulis Pandji pada Sabtu (7/11/2026), sembari menambahkan kebingungannya, "Apanya yg kyk kidzania?"
Penyanyi Cakra Khan pun tidak ketinggalan memberikan pandangannya. Ia menyesalkan adanya perilaku yang dinilai kurang elok di tengah situasi masyarakat yang sedang berjuang menghadapi musibah.
"Pas buka threads di kala semua masih berjuang menghadapi bencana ada aja tingkah yang kurang elok muncul ke permukaan .. bnr2 "A camera lens doesn't replace a heart--or a brain," tulis Cakra Khan, dikutip Sabtu (7/11/2026). Dalam unggahan terpisah, ia menekankan pentingnya menjaga empati dan keberagaman di Indonesia.
"Kita semua saudara , saling menghargai , saling menghormati dan saling menjaga .. bayangkan akan se indah apa! Ditambah alam nya dijaga. #kicauanhatidanopinisayasaja," tulisnya sebagai penutup.
Pesan Nana Mirdad
Nana Mirdad menjadi salah satu figur publik lainnya yang turut angkat bicara mengenai kontroversi ini. Ia memberikan nasihat agar setiap individu lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama saat ingin memberikan bantuan.
"Teruntuk semuanya yang baca ini, banyak pelajaran yang bisa diambil. Kalau mau bantu, bantu. Jangan dijadikan ajang pencitraan apalagi ajang clickbait yang sifatnya sarkastik," ungkap Nana Mirdad melalui akun Threads-nya, dikutip Sabtu (7/11/2026). Peristiwa ini menjadi pengingat bagi banyak pihak agar lebih sensitif terhadap isu kemanusiaan dan lingkungan di ruang digital.

















