MilkLife Kickers Raih Runner-up Singa Cup 2026
Langkah MilkLife Kickers dalam ajang Singa Cup 2026 kategori Girls U14 berakhir dengan menempati posisi runner-up. Wakil asal Indonesia ini gagal mempertahankan puncak klasemen setelah Lion City Sailors mencatatkan kemenangan besar pada laga terakhir yang berlangsung Jumat (6/11/2026).
Dominasi Tuan Rumah
Lion City Sailors tampil sangat impresif saat menundukkan wakil Australia, South Coast Baptist College, dengan skor telak sembilan gol tanpa balas. Hasil kemenangan besar tersebut membuat tim asal Singapura itu berhasil menggeser MilkLife Kickers dari posisi teratas klasemen berkat keunggulan selisih gol.
Sebelumnya, MilkLife Kickers sempat memimpin jalannya kompetisi setelah menutup hari kedua dengan hasil sempurna. Skuad besutan Timo Scheunemann itu mencatatkan dua kemenangan meyakinkan, yakni menang 8-0 saat menghadapi BMW dari Singapura dan unggul 5-1 atas Fremantle City FC dari Australia.
Persaingan Ketat di Klasemen
Hingga akhir turnamen, MilkLife Kickers dan Lion City Sailors sama-sama mengumpulkan sembilan poin dari tiga kali kemenangan. Namun, produktivitas gol akhirnya menjadi penentu yang membawa Lion City Sailors berhak merengkuh gelar juara.
Lion City Sailors menutup kompetisi dengan selisih gol +32, yang merupakan akumulasi dari 35 gol memasukkan dan hanya tiga kali kebobolan. Sementara itu, MilkLife Kickers mencatatkan selisih gol +24 dengan rincian 26 gol memasukkan dan dua kali kemasukan sepanjang turnamen.
Pandangan Pelatih dan Pemain
Meskipun gagal membawa pulang trofi juara, pelatih MilkLife Kickers, Timo Scheunemann, menilai bahwa pencapaian tim tidak semata-mata diukur dari posisi akhir di klasemen. Timo berharap pengalaman berkompetisi di level internasional ini dapat memotivasi para pemain untuk terus berkembang.
Baginya, ajang Singa Cup menjadi bagian integral dari proses pencarian serta pembinaan pemain potensial yang diharapkan kelak mampu menjadi tulang punggung Timnas Indonesia. Timo menekankan pentingnya proses daripada sekadar hasil akhir pertandingan.
"Kalau bicara menang, semua pasti mau menang. Tetapi buat saya yang lebih penting adalah setelah dari Singa Cup ini, para pemain semakin termotivasi untuk terus fokus berlatih demi menaikkan level mereka. Baru kita bicara soal hasil di atas lapangan, karena sebetulnya apa yang kami lakukan di sini adalah untuk mencari pemain berpotensi untuk nantinya dikembangkan agar bisa menjadi tulang punggung tim nasional. Semoga mereka bisa terus tekun berproses meningkatkan level permainan," ucap Timo.
Senada dengan sang pelatih, penyerang MilkLife Kickers, Albianca Raula, mengungkapkan bahwa persaingan di Singa Cup 2026 terasa jauh lebih intens dibandingkan pengalaman turnamen sebelumnya. Albianca juga merasakan adanya perkembangan positif dalam kekompakan tim, meskipun waktu persiapan yang tersedia tergolong relatif singkat. Pengalaman berharga ini kini menjadi dorongan bagi dirinya untuk terus meningkatkan kemampuan individu melalui sesi latihan yang lebih serius.

















